Minggu, 15 April 2012

Si Kecil dan Kotak Amal

Jum'at kedua di Bulan April.


Tidak terlalu "manis" atau lucu, tapi tidak menumbuhkan rasa bosan juga untuk betah berlama-lama melihat parasa wajahnya. Orange, ya si kecil memakai orange arabian style untuk hari spesial ini. Tidak ingin duduk sendiri, Paha angkuh terus bertahan menopang beratnya. Si kecil bersama Ayahnya.


Kubus solid itu terus berjalan melewati serangkaian persinggahan akan sentuhan kulit. Tidak menunggu lama, Kayu bersudut itu hadir didepannya. 


"Ayo masukin uang yang ayah kasi tadi"..., 
"Iya, Yah" 


jawaban lembut itu mendayu seperti alunan nyiur. 


Ku Berpikir cukup lama, mengapa kubus bergerak tanpa kaki itu tak kunjung datang menyentuh ku !!. Ku Berpaling dan menatap wajah putih itu lagi, Si Kecil kesusahan untuk memasukkan Amal'a. 


"Ayo cepat, bentar lagi shalat'a mulai"... 
"Bentar Ayah"... 
"Loh kok ada lagi, Uang dari siapa ?"... 
"Yang tadi punya Ayah, ini titipan dari Bunda, dan ini punya Nenek"... 


Sssss, desir itu masuk dalam rongga jiwa ini. Rongga yang tadi'a tertutup tanpa knop, kini terbuka lega kembali.


"Ya sudah dimasukin, mau Ayah bantu?"...
"Gak usah Ayah, adek kan mau dapat pahala yang banyak"... 


Senyum Si Kecil, senyum Ayah, dan senyum ku. Bahkan sebuah kotak kubus dengan sedikit lubang kecil diatasnya tersirat menjadi senyuman indah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar